Selasa, 06 Maret 2012

RUANG LINGKUP LAPORAN KEUANGAN

A. Arti Pentingnya Laporan Keuangan
Bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap posisi dan kondisi keuangan, sangat membutuhkan informasi keuangan yang dapat diperoleh dari laporan keuangan. Informasi tersebut disusun dan disajikan perusahaan dalam bentuk neraca, laporan laba-rugi, laporan perubahan modal dan laporan arus kas. Informasi tersebut sangat diperlukan oleh pihak-pihak yang go public dalam persiapannya untuk melakukan penawaran umum karena salah satu syarat perusahaan yang go public adalah harus menyerahkan laporan keuangannya selama dua tahun terakhir yang sudah diperiksa oleh akuntan publik.

Setiap perusahaan mempunyai laporan keuangan yang bertujuan menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai laporan keuangan dalam pengambilan keputusan secara ekonomi. Laporan keuangan harus disiapkan secara periodik untuk pihak-pihak yang berkepentingan.

Tujuan Laporan Keuangan adalah untuk
▪ Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur
dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas
dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas.

▪ Tujuan laporan keuangan → memberikan informasi
mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus
kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar
kalangan pengguna laporan dalam pembuatan
keputusan ekonomi.

B. Pengertian Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah menurut Baridwan (1992 : 17) laporan keuangan merupakan ringkasan dari suatu proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama dua tahun buku yang bersangkutan. 

Menurut Sundjaja dan Barlian (2001 : 47) laporan keuangan adalah suatu laporan yang menggambarkan hasil dari proses akuntansi yang digunakan sebagai alat komunikasi untuk pihak-pihak yang berkepentingan dengan data keuangan atau aktivitas perusahaan.

Sedangkan definisi laporan keuangan menurut Munawir (1991 : 2) laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan.

Dapat disimpulkan laporan keuangan adalah laporan akuntansi utama yang mengkomunikasikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan ekonomi.

C. Pengertian Dasar Analisis Laporan Keuangan
Analisa Laporan Keuangan terdiri dari dua kata Analisa dan Laporan Keuangan. Untuk menjelaskan pengertian kata ini maka kita dapat menjelaskannya dari arti masing-masing kata. Kata analisa adalah memecahkan atau menguraikan sesuatu unit menjadi berbagai unit terkecil. Sedangkan laporan keuangan adalah Neraca, Laba/Rugi, dan Arus Kas (Dana). 

Kalau dua pengertian ini digabungkan maka analisa laporan keuangan berarti:
Menguraikan pos-pos laporan keuangan menjadi unit informasi yang lebih kecil dan melihat hubungannya yang bersifat signifikan atau yang mempunyai makna antara satu dengan yang lain baik antara data kuantitatif maupun data nonkuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui kondisi keuangan lebih dalam yang sangat penting dalam proses menghasilkan keputusan yang tepat (Sofian Syafri Harahap, 1998:190).

Pengertian analisis laporan keuangan (financial statement analysis) menurut Soemarso (2006:430), adalah hubungan antara suatu angka dalam laporan keuangan dengan angka lain yang mempunyai makna atau dapat menjelaskan arah perubahan (trend) suatu fenomena.

Menganalisis laporan keuangan, berarti melakukan suatu proses untuk membedah laporan keuangan ke dalam unsur-unsurnya, menelaah masing-masing unsur tersebut, dan menelaah hubungan antara unsur-unsur tersebut dengan tujuan untuk memperoleh pengertian dan pemahaman yang baik dan tepat atas laporan keuangan tersebut (Dwi Prastowo, 2002:52).

Untuk membantu pembaca dalam menafsirkan data bisnis, laporan keuangan biasanya disajikan dalam bentuk komparatif. Laporan komparatif adalah laporan keuangan yang disajikan berdampingan untuk dua tahun atau lebih (Simamora, 2003:515). Melalui laporan keuangan akan dapat dinilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya, struktur modal perusahaan, distribusi aktivanya, keefektifan penggunaan aktiva, hasil usaha/ pendapatan yang telah dicapai, beban-beban tetap yang harus dibayar, serta nilai-nilai buku tiap lembar saham perusahaan yang bersangkutan.

D. Syarat-Syarat Laporan Keuangan
Laporan keuangan akan lebih bermanfaat apabila memenuhi syarat-syarat seperti dibawah ini:
a)     Relevan : Data yang diolah dan disajikan dalam laporan keuangan hanyalah data yang ada kaitannya dengan transaksi yang bersangkutan. Data yang tidak perlu diungkapkan dan tidak ada kaitannya dengan kegiatan perusahaan tidak perlu disajikan.

b)  Jelas dan dapat dimengerti : Informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan harus ditampilkan dengan cara sedemikian rupa hingga jelas dapat dipahami dan dimengerti oleh semua pembaca laporan keuangan. Dengan demikian, para pemakai laporan keuangan dapat mengambil keputusan yang relevan dari informasi yang dibaca.

c)    Dapat diuji kebenarannya : Data dan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus dapat ditelusuri kepada bukti asalnya, baik dalam bentuk dokumen dasar, formulir berharga, maupun fisik aktiva bersangkutan. Semua data dan informasi yang disajikan harus dapat dipertanggungjawabkan oleh manajemen perusahaan.

d)    Netral : Laporan keuangan haruslah disajikan untuk dapat dipergunakan oleh semua pihak. Laporan keuangan tidak ditujukan untuk memenuhi pihak-pihak tertentu, sehingga harus dibuat lebih dari satu macam laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan informasi para pemakai. Laporan keuangan yang disajikan harus dibuat tidak bias atau harus netral sehingga semua pihak dapat mempergunakannya.

e)    Tepat waktu : Laporan keuangan harus memiliki periode pelaporan, sehingga jelas batas pelaporan dari posisi harta, hutang, modal, pendapatan, dan biaya dari perusahaan yang akan dilaporkan. Waktu penyajiannya harus dinyatakan dengan jelas dan disajikan dalam batas waktu yang wajar, dalam arti tidak terlalu terlambat sehingga dapat digunakan oleh manajemen untuk mengambil keputusan yang sifatnya manajerial maupun teknikal.

f)   Dapat diperbandingkan : Laporan keuangan yang disajikan harus dapat diperbandingkan dengan periode-periode sebelumnya sebagai dasar untuk mengikuti perkembangan arah (trend) dari harta, hutang, modal, pendapatan, serta biaya. Dasar dari laporan yang dapat diperbandingkan adalah penerapan prinsip akuntansi secara konsisten.

g)  Lengkap : Data yang disajikan dalam informasi akuntansi, baik dalam neraca, ikhtisar laba-rugi, maupun ikhtisar posisi keuangan, haruslah lengkap sehingga tidak memberikan informasi yang menyesatkan bagi para pemakai laporan keuangan. Keutuhan data akuntansi merupakan syarat mutlak bagi tercapainya azas relevan.

E. Keterbatasan Laporan Keuangan
Laporan keuangan mempunyai kelemahan:
1. Laporan keuangan yang dibuat secara periodik pada dasarnya merupakan laporan yang dibuat antara waktu tertentu yang sifatnya sementara;
2. Laporan keuangan menunjukan angka yang kelihatanya bersifat pasti dan tepat, tetapi dasar penyusunannya dengan standar nilai yang mungkin berbeda atau berubah-ubah;
3. Laporan keuangan tidak dapat mencerminkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi posisi atau keadaan keuangan perusahaan;
4. Laporan keuangan bersifat sejarah (histories) yang merupakan laporan kejadian-kejadian di masa lalu atau yang telah lewat;
5. Laporan keuangan itu bersifat umum, dan bukan untuk memenuhi keperluan tiap-tiap pemakai;
6.Laporan keuangan itu bersifat konservatif dalam sikapnya menghadapi ketidakpastian;
7. Laporan keuangan lebih menekankan keadaan yang sebenarya dilihat dari sudut ekonomi daripada
berpegang pada formilnya; dan
8. Laporan keuangan menggunakan istilah-istilah tekhnis, sering terdapat istilah-istilah yang umum tetapi diberi pengertian yang khusus.

Keterbatasan Laporan Keuangan dengan melihat beberapa sifat laporan keuangan tersebut di atas maka
dapat dilihat bahwa laporan keuangan itu mempunyai beberapa keterbatasan antara lain:
1. Laporan keuangan dibuat antara waktu tertentu (interm report) dan bukan merupakan laporan final.
2. Adanya beberapa standar nilai yang bergabung. Beberapa aktiva, biasanya aktiva tetap dilaporkan
berdasarkan harga perolehan dikurangi dengan akumulasi penghapusannya, karenanya nilai aktiva
itu dalam laporan keuangan akan tercantum sebesar nilai bukunya.
3. Adanya pengaruh daya beli uang berubah. Daya beli uang dari hari kehari selalu berubah sesuai dengan kehidupan perekonomian sehari-hari.
4. Adanya faktor-faktor yang tidak dinyatakan dengan uang, Laporan keuangan adalah akumulasi dari
kejadian-kejadian atau transaksi-transaksi perusahaan yang dapat dinyatakan dengan satuan
uang.
5. Laporan keuangan bersifat historis, yaitu merupakan laporan atas kejadian yang telah lewat, oleh karena itu laporan keuangan tidak dapat dianggap sebagai satu-satunya sumber informasi dalam proses
pengambilan keputusan ekonomi.
6. Laporan keuangan bersifat umum dan bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pihak-pihak tertentu.
7. Proses penyusunan iaporan keuangan tidak luput dari penggunaan taksiran - taksiran dan berbagai pertimbangan.
8. Akuntansi hanya melaporkan informasi yang material.
9. Laporan keuangan bersifat konservatif dalam menghadapi ketidakpastian. Bila terdapat beberapa kemungkinan konklusi yang tidak pasti mengenai penilaian suatu pos, maka lazimnya dipilih alternative yang menghasilkan laba bersih atau nilai aktiva yang paling kecil.
10. Laporan keuangan lebih menekankan pada makna ekonomi suatu peristiwa / transaksi dari pada bentuk hukumnya (formalitas).
11. Laporan keuangan di susun dengan istlah-istilah teknis.
12. Adanya berbagai alternatif metode akuntansi yang dapat digunakan menimbulkan variasi dalam pengukuran sumber-sumber ekonomi dan tingkat kesuksesan antar perusahaan.
13. Informasi yang bersifat kualitatif dan fakta yang tidak dikuantifikasikan umumnya diabaikan.
14. Nilai yang tercantum dineraca hanyalah nilai pada suatu saat tertentu saja.
15. Analisis harus menyadari kemungkinan adanya suatu window dressing.
16. Nilai beli rupiah makin lemah.

F. Peranan Pemeriksaan Akuntan Publik
Akuntan publik atau pemeriksa independen adalah akuntan yang menjual jasa profesionalnya kepada masyarakat/klien, terutama untuk jenis pemeriksaan laporan keuangan. Untuk dapat berpraktek sebagai akuntan publik di Indonesia, seseorang harus telah lulus dari fakultas ekonomi jurusan akuntansi dan memperoleh gelar akuntan dan memperoleh ijin praktek dari Departemen Keuangan

Jasa yang diberikan oleh akuntan publik adalah memberikan jasa pemeriksaan laporan keuangan agar dapat dipergunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Dalam melakukan pemeriksaan tersebut akuntan harus selalu berpedoman pada tiga hal yakni: Norma Pemeriksaan Akuntan, Prinsip Akuntansi Indonesia, dan kode etik profesi.

Berikut ini merupakan jasa yang diberikan oleh akuntan public :
a. Jasa dibidang perpajakan
b. Membantu membuat sistem akuntansi
c. Konsultan dalam bidang manajemen

G. Bentuk-Bentuk Laporan Keuangan
Laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan biasanya terdiri:
a. Neraca: laporan yang sistematis tentang aktiva, hutang, modal dari suatu perusahaan pada suatu saat tertentu menunjukkan posisi keuangan (aktiva, utang dan modal) pada saat tertentu. Tujuan neraca adalah menunjukkan posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu tanggal tertentu, biasanya pada waktu di mana buku-buku ditutup dan ditentukan sisanya pada suatu akhir tahun fiskal atau tahun kalender (misalnya pada tanggal 31 Desember 200x)

b. Laporan laba rugi: suatu laporan yang menunjukkan pendapatan dari penjualan, berbagai Biaya, dan laba yang diperoleh oleh perusahaan selama periode tertentu.

c. Laporan saldo laba: menunjukkan perubahan laba ditahan selama periode tertentu.

d. Laporan arus kas: Menujukkan arus kas selama periode tertentu.

e. Catatan atas laporan keuangan: berisi rincian neraca dan laporan laba rugi, kebijakan akuntansi, dan lain sebagainya.

H. Hubungan antar Berbagai Laporan Keuangan.
Satu set lengkap laporan keuangan umumnya mencakup neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal (juga disebut ‘ekuitas pemegang saham’), dan laporan arus kas. Laporan keuangan secara keseluruhan menyajikan berbagai jenis informasi tentang kegiatan perusahaan selama periode waktu tertentu dalam angka-angka. Masing-masing laporan, meskipun banyak yang saling terkait, tetap memiliki peranan berbeda, dengan sudut pandang dan fokus penyajian yang berbeda-beda pula. Dengan demikian, maka satu macam laporan tidak bisa menggantikan laporan yang lain.


Kedelapan hubungan diidentifikasi oleh nomor dalam tanda kurung:
(1) Pendapatan dan biaya, yang disajikan dalam laporan laba rugi, mengakibatkan perubahan dalam aktiva dan kewajiban dalam neraca.
(2) Laba bersih mengalir ke dalam laporan perubahan modal (ekuitas pemegang saham) dan merupakan determinan penting dari saldo akhir periode laba ditahan.
(3) Saldo akhir akun modal (ekuitas) memberikan kontribusi dalam laporan ekuitas sesuai dengan jumlah yang sama di pemegang saham bagian ekuitas pada neraca.
(4) Saldo akhir dari laba ditahan dalam laporan ekuitas sesuai dengan saldo laba ditahan pada pemegang saham ‘bagian ekuitas pada neraca.
(5) Saldo akhir kas dalam laporan arus kas sesuai dengan jumlah uang tunai disajikan di neraca.
(6) Arus kas dari aktivitas operasi dalam laporan arus kas mencerminkan efek kas dari transaksi-transaksi termasuk dalam penentuan laba bersih. Rekonsiliasi laba bersih dan arus kas bersih dari aktivitas operasi disajikan sebagai bagian dari laporan arus kas.
(7) Aktivitas investasi dalam laporan arus kas mencerminkan arus kas positif dan negatif dari perubahan dalam aset yang berakhir saldo termasuk dalam neraca.
(8) Pembiayaan kegiatan dalam laporan arus kas mencerminkan arus kas positif dan negatif dari hutang dan ekuitas transaksi pembiayaan. Akhir-dari periode saldo utang dan ekuitas disajikan dalam neraca.

Sumber :

Senin, 26 Desember 2011

Mengenal Varian Pasta

Pasta adalah makanan tradisional Italia. Aslinya, pasta terbuat dari durum, atau tepung semolina yang dicampur dengan telur dan air, dibentuk menjadi mi dan dimasak menggunakan bumbu saus sebelum akhirnya dihidangkan untuk disantap.
Namun, di luar yang kita kenal, pasta ternyata banyak variannya. Tak hanya bentuk dan ukuran, pasta juga dipilah berdasar bahan pembuatnya dan rasanya. Juga, ada pasta kering dan basah, alias segar.
Semua, punya keunggulan masing-masing. Jika pasta kering lebih tahan lama, pasta basah atau segar lebih enak rasanya.


Ukuran
Ada ratusan ukuran dan bentuk pasta. Ada yang berbentuk panjang seperti yang jamak kita kenal, atau berbentuk makaroni, hingga seukuran beras. Beberapa jenis pasta juga diberi nama berdasar bentuknya. Pasta linguine, misalnya, merujuk pada bentuknya yang mirip lidah tapi kecil ukurannya; ouscous, adalah pasta yang dibuar mirip kita membuat cendol; dan gnocchi yaitu pasta yang terbuat dari kentang.



Rasa
Pasta juga dipilah berdasar varian warna dan rasa. Yang paling terkenal adalah pasta hijau, yang dibuat dengan mencampurkan ekstrak bayam, pasta merah dengan mencampur tomat saat membuatnya, dan pasta hitam yang dibuat dengan mencampurkan 'tinta' cumi-cumi.
Ada juga pasta yang dibuat dengan mencampurkan jalapeno, paprika hijau khas Meksiko hingga pasta jamur.


Pasta non-terigu
Pasta ini khusus diciptakan bagi mereka yang alergi pada gluten, bahan yang ada pada terigu. Pasta buckwheat adalah pasta yang bebas gluten. Ada juga pasta yang terbuat dari beras dan bahan non-terigu lainnya.

Pasta sehat
Karena terbuat dari terigu, maka pasta umumnya mengandung karbohidrat dan memiliki indeks glikemik yang tinggi. Kini, produsen pasta membuat varian yang mereka sebut lebih menyehatkan, terbuat dari gandum utuh sehingga lebih kaya serat dan mengandung banyak vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh.


Pasta diperkaya
Pasta, kendati nantinya disajikan dengan suas dan biasanya ditambah potongan daging dan keju mezarella, banyak yang diperkaya. Caranya, dalam adonannya ditambahkan keju, herbal, atau bahan-bahan klasik Italia lainnya. Di Italia dikenal ada pasta Agnolotti, yaitu pasta yang diperkaya dengan bahan yang disebut  mezzaluna.

sumber : 
REPUBLIKA.CO.ID

Selasa, 13 Desember 2011

Masker Wajah Alami

Walaupun banyak makser wajah siap pakai yang dijual di pasaran, kita dapat membuat masker wajah alami sendiri loh.. bahan-bahannya juga mudah didapat kok, selain itu bahan alami yang dipakai tidak ada efek berbahaya bagi kulit.. so, ini tipsnya :) 

Masker putih telur
Campurkan dua sendok makan putih telur dengan dua sendok makan yoghurt tanpa rasa. Aduk hingga merata, lalu oleskan ke kutit wajah Anda. Setelah lima menit, basuh wajah dengan handuk yang telah direndam di air hangat.

Manfaat masker ini adalah untuk menambah kelembapan serta kehalusan kulit wajah.

Masker oatmeal
Campurkan satu sendok makan oatmeal dengan satu sendok yoghurt tanpa rasa. Aduk hingga merata. Setelah itu teteskan dua hingga tiga tetes madu. Lalu campurkan kembali hingga merata. Oleskan masker tadi pada wajah Anda dan diamkan selama 10 menit. Setelah itu basuhlah dengan handuk yang telah direndam dengan air hangat.

Selain melembapkan dan menghaluskan kulit, masker ini juga berfungsi untuk mengganti sel-sel kulit yang mati dengan sel yang baru, sehingga kulit Anda akan tampak bercahaya.

Masker gula
Masker gula ini termasuk yang paling sederhana, karena hanya membutuhkan dua sendok makan gula serta tiga sendok makan air hangat. Campurkan kedua bahan hingga merata, lalu gosok masker pada kulit wajah, hingga kadar airnya habis. Setelah itu basuh wajah dengan handuk yang telah direndam di air hangat.

Layaknya scrub, masker alami ini dapat membantu mengangkat sel kulit mati pada kulit wajah, serta membantu kulit mengalami pengelupasan yang lebih alami dan aman. Selain itu, masker ini juga mampu membersihkan kulit hingga ke dalam pori-pori.

silahkan mencoba :)

Minggu, 27 November 2011

Ingin Awet Muda ? Minum Jus Buah Delima Saja..


Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan.

Kesehatan adalah anugerah bagi kita. Dengan tubuh yang sehat kehidupan kita juga bisa lebih bahagia dan menyenangkan. Tetapi walaupun dalam keadaan sehat,  stress pun dapat mempengaruhi kesehatan dan daya tahan tubuh kita

Jika anda  ingin mengurangi stres dan mencegah terjadinya penuaan, tampaknya anda harus mengonsumsi jus buah delima (pomegranate) secara teratur. Menurut para ilmuwan, nutrisi yang terkandung dalam buah delima itu dapat mengurangi kecemasan dan mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular. Buah delima dapat juga mencegah penyebaran sel kanker.

Konsumsi buah delima secara reguler setiap hari akan memperlambat proses penuaan sel DNA. Dan itulah sebabnya orang bisa tetap menjaga tubuhnya agar tetap lebih muda. Kesimpulan ini diperoleh setelah diadakan penelitian kepada 60 sukarelawan. Mereka diberi asupan ekstrak buah delima yang berbentuk kapsul selama satu bulan.


Pada saat yang sama, para ilmuwan yang dipimpin oleh Dr Sergio Streitenberger juga memantau aktivitas dari kandungan kimia di dalam tubuh dan membandingkannya dengan aktivitas dari sebuah kelompok yang tidak mengonsumsi ekstrak buah delima. Seperti dikutip dari Genius Beauty, para peneliti menemukan sebuah pengurangan yang signifikan dalam konsentrasi penanda 8-Oxo-DG, yang terkait dengan kerusakan sel yang menyebabkan gangguan dalam aktivitas otak, otot, hati, dan ginjal. Gangguan pada organ membuat kulit cepat keriput.

Para ilmuwan percaya bahwa hal itu terjadi melalui proses oksidasi dari sel DNA. Lebih lanjut, buah delima itu kaya akan vitamin A,C,E, zat besi, dan antioksidan, yang mampu menetralisir radikal bebas.

 sumber : 

Sabtu, 26 November 2011

DASAR-DASAR PEMROSESAN KOMPUTER

A. Arsitektur Komputer
Komputer dengan tujuan umum memiliki tipe komponen yang sama, yaitu :
-   Prosesor
-   Memori
-   Penyimpanan sekunder
-   Perangkat Input
-   Perangkat Output
Mesin pemroses lebih dikenal dengan CPU, mikroprosesor atau prosesor. Prosesor adalah komponen yang berupa chip. Chip adalah sekeping silicon berukuran bebrapa millimeter persegi yang mengandung puluhan ribu transistor dan komponen elektronik yang lain.
Gambar Skema Komputer

Bentuk Penyimpanan Sekunder :
·  RAM (Random Access Memory), jenis penyimpanan primer yang mudah hilang (volatile) karena data akan hilang jika listrik padam.
·  ROM (Read Only Memory), jenis penyimpanan sekunder yang bersifat non-volatile karena data disimpan secara permanent dan jika listrik padam data tidak akan hilang
·  Cache Memory, merupakan RAM khusus yang bekerja sangat cepat dan digunakan untuk membantu RAM biasa dalam proses data.

Peralatan input
1. KEYBOARD
Unit input yang paling popular, dimana pengguna memasukan data dengan menekan tombol-tombol yang tepat.

2. ALAT PENUNJUK
· Mouse
· Trackball
· Touch Screen
· Light Pen
· Unit Remote Control

3. ALAT INPUT OTOMATIS DATA SUMBER
·  Alat Pembaca Optis, alat input yang membaca data dengan menyinari suatu sinar terang di atas data dan kemudian menangkap citra yang terpantul pada matriks sel-sel photoelectric. Contoh : Scanner, OCR (Optical Character Recognition), OMR (Optical Mark Reader)
· Alat Pembaca Magnetis, alat pembaca yang menggunakan tinta khusus yang berisi zat yang dapat diberi muatan magnet. Contoh : MICR (Magnetic Ink Character Recognition).

4.   ALAT INPUT PENGENAL SUARA
Unit pengenal suara (speech recognition unit)
· Mikropon
· Automatic Speech Recognation (ASR)
· Touchtone

5. ALAT INPUT VIDEO
Video Camera recorder atau Camcoder

6.  ALAT INPUT PENERIMA GERAK
·  Headset
·  Glove
·  Walker

C.  PENYIMPANAN SEKUNDER
·   Pita Magnetik : Reel Tape dan Tape Cartridge
·    Hard Disk : Removable dan Non removable
·    Floppy Disk
·    Piringan Optik : CD, DVD
·    USB Flash Disk
·    Smart Card
·    Kartu memori

Pemrosesan pusat dan penyimpanan sekunder
Penyimpanan komputer  (computer storage) ada dua bentuk dasar  yaitu primer dan sekunder.
Penyimpanan Primer
Penyimpanan primer ada dalam beberapa bentuk yang memberikan beragam kemampuan dalam hal operasi dan kecepatan. Ukuran dari penyimpanan primer dapat yaitu :
1. Satuan Kilo Byte(KB),
2. Mega Byte(MB),
3. Giga Byte(GB).

Penyimpanan Sekunder
• Pita Magnetik : Reel Tape dan Tape Cartridge
• Hard Disk : Removable dan Non removable
• Floppy Disk
• Piringan Optik : CD, DVD
• USB Flash Disk
• Smart Card
• Kartu memori

Bentuk Penyimpanan Sekunder :
1. RAM (Random Access Memory), jenis penyimpanan primer yang mudah hilang (volatile) karena data akan hilang jika listrik padam.
2. ROM (Read Only Memory), jenis penyimpanan sekunder yang bersifat non-volatile karena data disimpan secara permanent dan jika listrik padam data tidak akan hilang
3. Cache Memory, merupakan RAM khusus yang bekerja sangat cepat dan digunakan untuk membantu RAM biasa dalam proses data. 

Peralatan output
Dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Softcopy, terdiri dari dua jenis :
· Monitor : CRT dan Layar Datar (LCD, EL, Plasma)
·  Audio
2. Hardcopy, terdiri dari :
· Printer : Impact, Thermal, Inkjet, Laser, Multifungsi
· Plotter : Pena, Electrostatis, Thermal, Pemotong, Format Lebar
· Computer Output Microfilm (COM)

B.  Software
Perangkat lunak terbagi menjadi dua, yaitu :
a. Perangkat Lunak Sistem
· Perangkat lunak yang melaksanakan tuga-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pemakai computer.
· Ada tiga jenis dasar perangkat lunak sistem :
§  Sistem Operasi, berfungsi sebagai interface antara pemakai, perangkat lunak yang memproses data perusahaan dan perangkat keras. Contoh : Windows XP, DOS, UNIX
Ada enam fungsi dasar sistem operasi :
1.    Menjadwalkan Tugas
2.    Mengelola sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak
3.    Menjaga keamanan sistem
4.    Memungkinkan pembagian sumber daya untuk beberapa pemakai
5.    Menangani Interrupt
6.    Menyiapkan catatan pemakaian

§   Program Utility, suatu routine yang memungkinkan pemakai untuk melaksanakan operasi pemrosesan data dasar tertentu yang tidak unik pada satu aplikasi pemakai tertentu.
§  Penerjemah Bahasa Komputer
-  Bahasa Generasi Pertama, Bahasa Mesin (machine language)
-  Bahasa Generasi Kedua, Assembler
-  Bahasa Generasi Ketiga, Compiler dan Interpreter
- Bahasa Generasi Keempat, Bahasa Alamiah 4GL, memungkinkan programmer atau pemakai menginstruksikan computer apa dan bagaimana operasi tersebut dilakukan. Di Bawah ini yang termasuk kedalam generasi bahasa keempat :
1. Database Query Language
2. Modelling Language, khusus dirancang untuk pembuatan model matematika. Contoh : GPSS
3. Very High Level Language : PASCAL, APL
4. Graph Generators : paket grafik
5. Report Writer : COBOL, RPG
6.  Aplication Generators : program aplikasi pembayaran gaji

b. Perangkat Lunak Aplikasi
1. Pemrograman Sendiri
Perusahaan menempatkan spesial informasi untuk melakukan tugas merancang sistem berbasis computer yang memenuhi kebutuhan unit perusahaan.
2. Paket Jadi
Ada empat kelompok besar :
§ Paket Aplikasi Bisnis Umum
§  Paket Aplikasi Khusus Industri
§ Paket Aplikasi Peningkatan Produktivitas Organisasi
§ Paket Peningkatan Produktivitas Perorangan

C.  Peranan Peralatan Input dan Output Serta Software dalam Pemecahan Masalah
1. Peralatan input dan output penting bagi manager terutama dalam memberikan komunikasi antara manager dengan komputer.
2. Peralatan input, seperti unit MICR dan OCR memberikan cara untuk memasukkan data kedalam database, baik ketika terjadi transaksi atau tak lama kemudian.
3. Banyak unit output yang digunakan dalam pemecahan masalah secara tidak langsung.
4. Manager akan meminta anggota staf untuk mengumpulkan informasi dari rekaman microfilm dan kemudian menampilkan ringkasannya dalam bentuk laporan tertulis.

 sumber :

MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN & PENDEKATAN SISTEM

I. Model Umum Perusahaan
Pengertian model
Model adalah penyederhanaan dari suatu objek. Model mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas. Para manajemen menggunakan model untuk mewakili permasalahan yang akan dipecahkan. Objek atau aktivitas yang menyebabkan permasalahan adalah entitas.

Ada  empat jenis dasar model:
      ·   Model Fisik
Merupakan  penggambaran entitas dalam bentuk 3 dimensi.
      ·   Model Naratif
Menggambarkan  entitasnya secara lisan / tulisan, sehingga  pendengar dapat memahami entitas dari narasi  atau cerita yang dipaparkan.
      ·  Model Grafik
Model  yang menggambarkan entitasnya dengan sejumlah  baris, simbol, atau bentuk lainnya
      ·  Model Matematika
Model  yang menggunakan formula atau persamaan matematika  untuk menggambarkan entitasnya.

Kegunaan  model
  •       Mempermudah pengertian
Suatu  model pasti lebih sederhana dari pada  entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti  jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan  dalam cara yang disederhanakan
  •       Mempermudah komunikasi
Model  dapat mengkomunikasikan informasi secara lebih  cepat dan akurat.
  •       Memperkirakan masa depan
Ketelitian  dalam menggambarkan entitas membuat model matematika  dapat memberikan kemampuan lebih. Model matematika  dapat memperkirakan apa yang akan terjadi  di masa depan, tetapi tidak seratus persen  akurat.

Konsep dasar model sistem umum perusahaan
1. Sistem Simpul tertutup.
 Sistem yang mempunyai simpul feedback & mekanisme kontrol.
Perusahaan bisnis yang memiliki simpul feedback & mekanisme kontrol. Simpul feedbacknya adalah informasi. Mekanisme kontrolnya adalah manajemen perusahaan. Manajemen menggunakan informasi sebagai dasar untuk membuat perubahan dalam sistem fisik.

2. Sistem simpul terbuka.
Sistem yang tidak mempunyai simpul feedback & mekanisme kontrol.
Contoh : Pemanas ruang listrik yang kecil & tidak mempunyai mekanisme pengaturan sendiri untuk memberikan temperatur ruang yang tetap. Bila pemanas ini dipasang maka akan mengeluarkan panas yg banyak atau sedikit.

Terdapat  2 model sistem umum suatu perusahaan
Sistem fisik
Sistem  fisik perusahaan yang mengubah sumber daya  input menjadi sumber daya output. Sumber  daya input datang dari lingkungan perusahaan,  terjadi suatu transformasi, dan sumber daya  output dikembalikan ke lingkungan yang sama. Karena  itu sistem fisik perusahaan merupakan sistem  terbuka, yang berhubungan dengan lingkungannya  melalui arus sumber daya fisik.

Sistem konseptual
Mekanisme  pengendalian adalah sejenis alat yang menggunakan sinyal-sinyal umpan balik untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan apakah tindakan perbaikan perlu dilakukan. Sistem lingkaran tertutup, yaitu sistem yang memiliki lingkaran umpan balik dan mekanisme. pengendalian.
Saat  para manajer menentukan output yang harus  disediakan pengolah informasi mereka mempertimbangkan  empat dimensi dasar informasi. 

Dimensi-dimensi ini memberi kontribusi pada nilai informasi:
  •       Relevansi
  •       Akurasi
  •       Ketepatan waktu
  •       Kelengkapan.

Penggunaan model sistem umum
Model Sistem Umum Merupakan suatu diagram grafik beserta narasi yang menggambarkan semua organisasi secara umum,dengan menggunakan kerangka kerja sistem.

Contoh Penggunaan Model Sistem Umum
• Pasar swalayan
• Arus Material: barang-barang yang akan dijual.
• Arus Personil : Manajer took,pegawai gudang,kasir.
• Arus Uang: Pemasukan yang disediakan oleh pembeli dan Pengeluaran kepada pemasok,pegawai dan pemilik.
• Sumber daya mesin : Lemari pendingin,kotak peraga,rak-rak,dan computer.
• Proses transformasi: Pembungkusan Barang,mengatur barang di rak.
• Elemen manajemen system konseptual: Manajer Toko dan asisten.
• Pengolah informasi: Komputer dan pembaca beserta kasir.

II. Pendekatan Sistem
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey yang  mengidentifikasi 3 seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu kontroversi secara memadai yaitu:
1.    Mengenali kontroversi
2.    Menimbang klaim alternatif
3.    Membentuk penilaian

Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.

Pemahaman dasar pemecahan masalah dan pembuatan keputusan
Masalah adalah suatu kondisi yg memiliki potensi utk menimbulkan kerugian luar biasa atau menghasilkan keuntungan luar bisa. Jadi pemecahan masalah berarti tindakan memberi respon terhadap masalah untuk menekan akibat buruknya atau memanfaatkan peluang keuntungannya.

Pentingnya pemecahan masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang dihabiskan tetapi pada konsekuensinya. Keputusan adalah pemilihan suatu strategi atau tindakan. Pengambilan keputusan adl tindakan memilih strategi atau aksi yg manajer yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tsb.

Salah satu kunci pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan. Setelah berbagai alternatif diidentifikasi, sistem informasi dapat digunakan untuk mengevaluasi tiap alternatif.

Evaluasi ini harus mempertimbangkan berbagai kendala, yaitu :

1.  Kendala intern dapat berupa SD yg terbatas, seperti kurangnya bahan baku, modal kerja, SDM yg kurang memenuhi syarat, dll.
2. Kendala lingkungan dapat berupa tekanan dari berbagai elemen lingkungan, seperti pemerintah atau pesaing untuk bertindak menurut cara tertentu.

STRUKTUR MASALAH
1. Masalah terstruktur terdiri elemen-elemen dan hubungan-hubungan antar elemen yang semuanya dipahami oleh pemecah masalah.
2. Masalah tak terstruktur berisikan elemen-elemen atau hubungan-hubungan antar elemen yang tidak dipahami oleh pemecah masalah.
3. Masalah semi-terstruktur  adalah masalah yang berisi sebagian elemen – elemen atau hubungan yang dimengerti oleh pemecah masalah.

Tiga jenis usaha pendekatan sistematis untuk pecahan masalah :
1. Persiapan
Manajer memandang perusahaan sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi subsistem-subsistem dalam perusahaan.
2. Definisi
Manajer bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian sistem menurut suatu urutan tertentu.
3. Solusi
Manajer mengidentifikasi berbagai solusi altenatif, mengevaluasi, memilih yang terbaik, menerapkannya dan membuat tindak lanjut utk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagaimana mestinya.

Tahapan pemecahan masalah dengan menggunakan pendekatan sistem
  • Usaha persiapan,  mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan menyediakan orientasi sistem.
  • Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan kemudian memahaminya.
  • Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif, mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.
CBIS dapat digunakan sebagai sistem dukungan (support systems) saat menerapkan pendekatan sistem.
1.    Usaha persiapan
Tiga langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikir yang diinginkan untuk mengenai masalah.
a) Memandang perusahaan sebagai suatu sistem
b) Mengenal sistem lingkungan
c) Mengidentifikasikan subsistem-subsistem perusahaan 

2.    Usaha definisi
Usaha definisi mencakup pertama-tama menyadari bahwa suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah) dan kemudian cukup mempelajarinya utk mencari solusi (pemahaman masalah)
a) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem
b)   Menganalisis bagian sistem dalam suatu urutan tertentu

3.    Usaha pemecahan
Usaha pemecahan meliputi pertimbangan berbagai alternatif yang layak (feasible), pemilihan alternatif terbaik, dan penerapannya.

Faktor manusia yang mempengaruhi pemecahan masalah
Tiap manajer memiliki gaya pemecahan masalah yang unik. Gaya mereka mempengaruhi bagaimana mereka terlibat dalam merasakan masalah, mengumpulkan informasi, dan menggunakan informasi.

Merasakan masalah (problem solving styles)
Manajer dpt dibagi dlm 3 kategori dasar dlm hal gaya merasakan masalah mereka, yaitu bagaimana mereka menghadapi masalah.
Ø  Penghindar masalah (problem avoider), manajer mengambil sikap positif & menganggap semua baik-baik saja. Ia berusaha menghalangi kemungkinan masalah dengan mengabaikan informasi  atau  menghindarinya sepanjang perencanaan.
Ø Pemecah masalah (problem solver), manajer ini tidak mencari masalah juga tidak menghalanginya. Jika timbul suatu masalah, masalah tersebut dipecahkan.
Ø Pencari masalah (problem seeker), manajer ini menikmati pemecahan masalah dan mencarinya.

Mengumpulkan informasi (information-gathering styles)
Manajer dpt menunjukkan salah satu dari 2 gaya mengumpulkan informasi  atau sikap thd total volume informasi yg tersedia :
  • Gaya teratur (preceptive style), manajer jenis ini mengikuti management by exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan area minatnya.
  • Gaya menerima (receptive style), manajer jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya atau orang lain dalam organisasi.

Menggunakan informasi (information-using styles)
Manajer juga cenderung lebih menyukai salah satu dari dua gaya menggunakan informasi, yaitu cara-cara menggunakan informasi untuk memecahkan suatu  masalah.
  • Gaya sistematik (systematic style), manajer memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan, misalnya pendekatan sistem.
  • Gaya intuitif (intuitive style), manajer tidak lebih menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.